Kamis, 20 April 2017

Tetap Bangga Meski Tak Juara



Mutmainnah (paling ujung kiri kerudung biru) dan timnya saat mengikuti lomba di UII Yogyakarta.

Banjarmasin -  Senin (17/4). Meski tak berhasil menyabet gelar juara dalam beberapa perlombaan, Mutmainah dan tim tetap merasa bangga. Setidaknya, mereka sudah berani mencoba dua lomba tingkat nasional dan telah memperkenalkan nama Universitas Lambung Mangkurat ke luar daerah. Selain itu, mereka juga merupakah satu-satunya perwakilan Kalimantan Selatan yang ikut bersaing dalam lomba tersebut.

            Adapun kedua lomba yang mereka ikuti yaitu, Battle And Lead In Accounting Competition (BALANCE) yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Berlangsung dari tanggal 31 Maret-2 April 2017, dan Sriwijaya Accounting Olympiand yang diadakan Universitas Sriwijaya Palembang. Berlangsung dari tanggal 9-10 April 2017.

            Menurut penuturan Mutmainah, sebelum mengikuti Battle And Lead In Accounting Competition di Yogyakarta, mereka terlebih dahulu mengikuti seleksi yang diikuti sebanyak 106 tim. Disana mereka disodorkan sebanyak 12 soal mengenai akuntansi dan diberi waktu pengerjaan selama satu minggu. Dari seleksi itu diambil sebanyak 15 tim yang akan diadu kembali dan mereka salah satu tim yang lolos. Namun sayang, langkah mereka untuk bisa masuk dalam 5 besar akhirnya terhenti. Sepuluh tim yang tidak berhasil maju tersebut kemudian diadu kembali dengan sistem “Ranking Satu”. Di lomba itu mereka akhirnya berhasil menjadi juara pertama.

            Di lomba Sriwijaya Accounting Olympiand, Mutmainah kembali mencoba peruntungannya. Disini ia berada dalam tim yang berbeda dari sebelumnya. Mereka kembali diberikan soal-soal yang harus dijawab dalam satu hari, tepatnya dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Dari 45 tim yang ikut bertanding, diambil sebanyak 20 tim yang akan maju ke babak selanjutnya. Tapi sayang, mereka belum bisa memberikan hasil yang terbaik.

            “Dari lomba ini (Sriwijaya Accounting Olympiand), kami tidak memperoleh apa-apa. Tapi dari sini kami turut memperkenalkan nama Universitas Lambung Mangkurat,” kata Mutmainah.

            Selama lomba, kendala demi kendala juga harus mereka hadapi. Mulai dari keterbatasan waktu persiapan hingga keterbatasan dana. Akan tetapi untuk masalah dana mereka cukup terbantu setelah proposal yang mereka ajukan ke pihak jurusan diterima. Selain itu, dalam tim mereka sendiri, ketiganya masih menduduki semester empat sedangkan soal-soal yang dilombakan berasal dari semua semester.

            “Sayangnya kami disini baru semester empat sedangkan soal-soal itu sudah mencakup sampai semester enam, sehingga dari pihak jurusan juga menyayangkan hal tersebut. Saat lomba di Sriwijaya itu kami sangat merasakan kesulitan dan kalah telak,” sambungnya.

            Kedepannya, mahasiswa  S-1 akuntansi ini berencana untuk kembali mengikuti lomba-lomba lain yang akan diselenggarakan dalam tahun ini. “Kedepannya masih banyak tawaran lomba. Ada dari universitas Bengkulu dan Universitas Katolik di Palembang. Tapi saat ini masih perlu persiapan,” tuturnya (nf/hd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname