Sabtu, 22 Maret 2014

Cinta Dinanti Ujungnya Mati




Disebuah SMU favorit di kota Banjarmasin, yang terkenal sekolahnya dengan para siswa-siswi bergudang prestasi, dari akademik hingga modelling. Dan juga para muridnya ratu-ratu anak gedongan, yang membuat kesenjangan di antara murid.
Di sekolah itu masing-masing siswa berteman dengan gaya berkelompok, bahasa kerennya genk. Ada genk cowok Ba-boygenk cowok Metropolisgenk cewek Centil dan ada genk murid-murid pintar, culun, dan masih banyak lagi.
Pada suatu hari ketika itu organisasi intra sekolah (OSIS) mengadakan peringatan hari jadi sekolah dengan mengadakan lomba basket antar kelas. Ada salah seorang murid dari tim basket kelas XII IPA yang banyak di kagumi oleh para-para cewek sebut saja namanya Kiky.

Dari Duta Lingkungan Hidup sampai Duta Mahasiswa

Sumber foto: Foto pribadi Yodi Indra Widhanie


Terpilih mewakili Kalimantan Selatan sebagai Grand Finalis di ajang L-Men of The Year 2011 adalah langkah awal bagi Yodi Indra Widhanie atau sering disapa Yodi oleh teman-teman seangkatannya. Saat ini aktif kuliah di Universitas Lambung Mangkurat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi angkatan 2010.
            “Prestasi yang pertama alhamdulillah terpilih mewakili Kalimantan Selatan di ajang L-Men of The Year 2011. Menang di Banjarmasin sebagai Grand Finalis kemudian terpilih ke jenjang nasional mewakili Kalimantan Selatan di tahun 2011. Di tahun 2012 juara favorit Duta Lingkungan Hidup kota Banjarmasin 2012. Setelah itu juara dua Duta Mahasiswa Kalimantan Selatan 2013. Setelah itu juara dua Anang Galuh Banjarbaru 2013 dan dikirim mewakilkan provinsi dan alhamdullilah juara harapan satu Anang Galuh Kalimantan Selatan 2013,” tuturnya mengenai prestasinya hingga saat ini.

Mahasiswa FEB UNLAM Pesta Demokrasi

Sumber foto: Arsip Jurnal Kampus


Senin (17/03) dilaksanakan pembukaan Pemilu Raya Mahasiswa 2014 dengan mengangkat tema “Pemilihan Umum Mahasiswa 2014 FEB UNLAM sebagai Wujud Demokrasi Mahasiswa Guna Terciptanya Organisasi Kemahasiswaan yang Berkualitas dan Berintegrasi. Agenda diawali dengan debat (17), masa tenang (18), dan hari pencoblosan (19-20) untuk memilih ketua himpunan dan BEM untuk periode 2014. Selaku ketua BLM Wiranda Kusuma menyampaikan KPU pada tahun ini sangat berbeda. Yang memiliki hak suara tidak hanya reg A (reguler) saja tetapi juga bagi reg B (ekstensi).
            Tanggal acara KPU ini dipilih bertepatan dengan dekatnya pemilu tanggal 9 April. Semoga kita juga bisa mengambil hikmah dalam mencari pemimpin ketua himpunan dan BEM,” kata Ibu Muslimah, SE dalam pembukaan. Selain itu Ibu Muslimah, SE juga berpesan agar kepada ketua organisasi yang lama dan calon yang baru nanti untuk membimbing adik tingkat penerus.

Sampah Tanggung Jawab Siapa?

Keadaan sampah yang ada di belakang gedung baru
Sumber foto: Arsip Jurnal Kampus


Sampah jelas merupakan masalah semua orang. Seperti halnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unlam permasalahan sampah masih memerlukan penanganan khusus agar terwujudnya lingkungan kuliah yang nyaman dan sehat. Hal ini bukan mustahil diwujudkan jika terjalinnya kerjasama yang baik antara pihak fakultas, mahasiswa, dan petugas kebersihan yang bekerja secara maksimal.
Dari beberapa mahasiswa diwawancarai kru Jurnal Kampus sebagian besar mengeluhkan keberadaan sampah yang ada di belakang Gedung Magister Ekonomi atau sering disebung gedung baru. Walaupun tertutupi pagar pembatas, namun sampah di tempat tersebut seperti dibiarkan tertimbun dan tidak ada tindak lanjutnya. Jika mahasiswa kuliah di Gedung Magister Ekonomi maka pemandangan itu terlihat jelas dari kaca. Belum lagi letaknya yang berdekatan dengan musholla kampus.

Selasa, 18 Maret 2014

Rentetan Sejarah Inflasi Indonesia, Jejak Penderitaan Masyarakat Kecil


Photo Source : pengertian-definisi.blogspot.com
 
Oleh :
Ida Muliyati
Akuntansi 2012
(Tulisan juga merupakan tugas terstruktur Mata Kuliah Perekonomian Indonesia : artikel dengan topik Inflasi)


Earnest Hemingway, seorang novelis dan jurnalis terkenal Amerika Serikat pernah menulis, “The first panacea of a mismanaged nation is inflation; the second is war. Both bring a temporary prosperity; a permanent ruin.” Selain peperangan, inflasi adalah cara lain untuk menghancurkan suatu negara. Inflasi dalam sejarah perekonomian Indonesia ibarat kata sudah menjadi warisan turun temurun dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya. Masalah ini dipersulit lagi dengan bertambahnya hutang luar negeri, kebijakan-kebijakan ekonomi yang kurang tepat dan berbau politik, serta korupsi di semua lini kerja pemerintah.
Melihat kepada sejarah, pada tahun 1966 Indonesia mengalami hiperinflasi mencapai 635,5% karena defisit anggaran belanja hingga harus melakukan pemotongan nilai rupiah dari Rp1000 menjadi Rp 1. Saat itu pada masa ekonomi terpimpin, pemerintah lebih cenderung mengutamakan kepentingan politik. Banyaknya pendanaan untuk proyek negara menyebabkan pengeluaran negara membengkak. Padahal tidak semua pendanaan termasuk pengeluaran produktif misalnya konfrontasi dengan Malaysia pada tahun 1964. Karena keluar dari keanggotaan PBB dan IMF, hutang luar negeri Indonesia kepada IMF bertambah dan pemerintah Indonesia beralih mengambil pinjaman dari Cina dan negara blok timur pada saat itu.
Inflasi yang terburuk kedua terjadi pada tahun 1998 akibat pengaruh krisis keuangan Asia dengan tingkat inflasi 77,5%. Saat itu nilai tukar rupiah terjun bebas dari 2.800 menjadi 16.000 terhadap dolar Amerika. Diperparah dengan gejolak reformasi yang terjadi menambah ketidakstabilan kondisi negara yang berakhir dengan turunnya Soeharto dari kursi presiden.

MUSIK ITU UNIVERSAL

 
Photo Source : muhammadalirahman.blogspot.com


Oleh :
Auzan Nur Mahdi
Manajemen 2012

Musik. Sebuah alunan nada yang dilantunkan oleh seseorang. Mulai solo, duo, trio, band hingga boyband dan girlband. Musik juga tidak terbatas oleh waktu serta usia, bisa didengarkan kapan saja kapan pun kita mau. Jadi tidak heran, remaja belasan tahun mendengarkan lagu Let it Be nya The Beatles di tahun 2013 yang disebut sebut orang zaman sekarang sebagai zaman teknologi ini.
            Musik juga tidak dibatasi oleh genre yang diusung oleh musisi yang membawakannya. Baik Pop, Jazz, RnB, Rock, Hip-Hop, sampai Metal disajikan oleh bermacam musisi, lokal maupun internasional.  Yang saya sebutkan tadi hanya segelintir dari genre musik saja, masih ada Folk, Classic, Country, Dance, dan lain lain yang tidak mungkin disebut satu persatu. Masing-masing mempunyai keunikan dan keasikan tersendiri bagi para penikmatnya. Bisa saja, seorang musisi menggabungkan genre tertentu menjadi satu kesatuan.  Nu Metal misalnya, menggabungkan Hip-Hop/Rap dengan Metal dan menjadi musik yang tidak pernah kita dengar sebelumnya. Tidak ada batasan dalam musik.
            Kemudian musik -khususnya dengan vokal-  juga tidak lepas dari lirik yang dinyanyikan oleh musisi yang membawakannya. Dimana membuat penikmatnya terhanyut sampai bersemangat menyanyikan musik dari band idolanya. Musik tidak lepas dari lagu. Lagu juga tidak lepas dari lirik. Lirik juga tidak lepas dari bahasa. Suatu keterkaitan yang relatif tidak bisa dilepaskan satu sama lain.

Comments System

Disqus Shortname