Sabtu, 05 Juli 2014

SIAP BERBAGI MENYAMBUT RAMADHAN

http://2.bp.blogspot.com/_zQUL_AD7osU/TJ7FKipbqHI/AAAAAAAAAAQ/BtF7H7aEBuU/S220/HIMIESPA.jpg
BANJARMASIN - Menyambut bulan suci ramadhan Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HIMIESPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unlam (FEB Unlam) mengadakan kegiatan penggalangan dana "Bagi Berkah Ramadhan" yang bertempat di Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Banjarmasin, Senin (23/6).
 
Adapun kegiatannya dimeriahkan dengan iringan musik dari mahasiswa dan penjualan bunga kepada pengunjung yang bertujuan untuk buka puasa bersama dengan para anak jalanan.

Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam hari tersebut disambut meriah oleh pengunjung yang menyantap makanan dengan sambil menonton dan mendengarkan iringan musik yang dimainkan.

Kegiatan penggalangan dana tersebut akan berlanjut di siring. "Kami tidak akan hanya sampai di sini, kegiatan ini akan berlanjut di siring" kata Ricky selaku ketua panitia.

Kamis, 05 Juni 2014

BULETIN "DINAMIS"




PERHATIAN!!!
Sekarang buletin "DINAMIS" sudah ada versi .pdf nya!
Bagi yang tidak mendapatkan versi cetaknya bisa mengunduhnya lewat tautan di bawah ini!


Edisi 5 Maret 2014

Edisi 20 Maret 2014

Edisi 5 April 2014
[Klik di sini]

Edisi 30 April 2014
[Klik di sini]

Edisi 5 Mei 2014
[Klik di sini]

Sabtu, 10 Mei 2014

“Tak Terganti”


Oleh: Nadia


kring...kring...kring alarm mengganggu mimpiku di pulau kapuk.

Segera aku  terbangun dengan mata setengah terbuka, aku menguap lagi dan mendengar nyanyian bantal dan aku tertidur lagi, lagi lagi alarm membangunkanku, aku lupa mematikannya.

Benar benar mengganggu, alarm benar-benar manja, dia akan terus berbunyi kalau diacuhkan.

 Aku menyerah, akhirnya ku buka jendela kamarku, ku dengar burung bersiul, pohon pohon melambai menyapaku pagi ini ,pagi yang indah cuaca hari ini cukup baik. Semoga pasienku hari ini tidak benar-benar parah dan aku bisa mengatasi semua masalahnya.

Namaku Nina, umur 22 tahun, dengan tinggi 160 cm, kulit sawo matang, berkacamata, baru baru ini aku memakai pengaman gigi,penampilanku  kurang lebih seperti telenovela jaman dulu . seorang psikolog muda dan satu-satunya psikolog di sini . Tepatnya di kota yang berjuluk sebagai kota dodol, Kandangan. Tidak banyak yang ku ketahui tentang kota ini,tapi ini tempat menjadi kenangan yang belum menemukan akhir cerita.

Selasa, 06 Mei 2014

SEMINAR EKONOMI SYARIAH 2014



Kemiskinan, kesenjangan sosial, pendidikan dan kesehatan yang mahal, sistem perburuhan “outsourching”, riba, hutang luar negeri, korupsi , nilai tukar rupiah yang semakain melemah, krisis moneter, serta sumber daya alam yang semakin diprivatisasi asing  dan pemilik modal misalnya “Freepot”. 

Banyak permasalahan ekonomi yang terjadi dan akhirnya menyengsarakan rakyat. Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.

Buruh, Pendidikan, dan Cinta



Oleh: Agung Setiawan (@agungdospy)


Sadarkah kita, yang setiap harinya belajar ilmu ekonomi dan bisnis, ada sebuah elemen penting yang seringkali luput dari perhatian. Elemen yang eksis. Namun, karena letaknya yang mungkin hampir tak terlihat, menjadikannya tak banyak diperhatikan.

Orang-orang yang bekerja dengan amat keras

Pernah saya menyaksikan beberapa tayangan televisi, orang-orang dengan pakaian lusuh, muka kusut, dan rata-rata kurus, bekerja dengan ekstra keras. Barangkali saya juga pernah bertemu mereka di suatu tempat, dan mungkin pula bercakap-cakap. Pekerjaan mereka yang membutuhkan energi dari tubuh-tubuh mereka. Begitulah, dengan bekerja begitu, mereka disebut buruh.

Kazzam Harumkan Nama Fakultas Sampai ke Luar Pulau



BANJARMASIN—Tim Futsal Kazzam terbentuk sejak tahun 2007 silam. Sejak saat itu tidak ada yang menyangka ternyata tim futsal Kazzam yang membawa nama baik Fakultas Ekonomi & Bisnis UNLAM ini menorehkan banyak sekali prestasi. 

Pertandingan yang pernah diikuti antara lain Turnamen “Massindo” pada tahun 2014, “Kit The Champion” Kejuaraan Futsal Nasional Tingkat Perguruan Tinggi - Umum  memenangkan Juara 2 pada Mei 2013. “Borneo Kal-Sel” Tingkat Umum hanya bertahan sampai babak penyisihan. “STIMIK Kal-Sel” yang diadakan oleh STIMIK memenangkan Juara 1 Antar Perguruan Tinggi Kal-Sel, “BEM Fakultas Hukum” memenangkan juara 1, “Diesnatalis Unlam” memenangkan Juara 1 yang diadakan di FKIP UNLAM, Pertandingan Futsal “Gadjah Mada Econolympics” yang diadakan oleh UGM Yogyakarta memenangkan Juara 8 Tingkat Nasional, dan masih banyak lagi.

UPACARA PERINGATAN HARDIKNAS DIGEMPARKAN SEBUAH MOBIL



BANJARMASIN - Jum’at (02/05) pukul 08.30 di halaman Gedung Rektorat Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) seperti tahun sebelumnya sebagai agenda rutin, kembali diadakan upacara dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). 

Peserta upacara adalah mahasiswa penerima beasiswa dan dosen dari seluruh fakultas di UNLAM. Walaupun cuaca agak mendung, lima belas menit sebelum upacara di mulai, halaman gedung rektorat dipenuhi kolaborasi warna kuning dari jas almamater kebanggaan mahasiswa dan warna biru dari seragam batik dosen. 

FSQ INGIN MEMBUMIKAN ISLAM DI FEB UNLAM



BANJARMASIN - Seperti unit kegiatan mahasiswa lainnya, FSQ (Forum Studi Qur’an) juga terlihat seringkali mengadakan kegiatan bersama anggotanya. Annisa, seorang Ketunis di FSQ, membenarkan dalam seminggu mereka memiliki berbagai kegiatan seperti Qur’an Learning Club, Smart Dialog, Tafsir Qur’an, belajar bahasa Arab dan berbagai kegiatan lain. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan memiliki tujuan-tujuan tertentu seperti saat Smart Dialog mereka ingin belajar bersama mencari solusi menurut ajaran islam dalam menghadapi beberapa isu terbaru.

“Sekarang banyak fakta yang masuk jadi sebagai lembaga dakwah kampus ingin menjelaskan ke mahasiswa tentang fakta islam dan solusi menurut islam,” tutur Annisa menjelaskan.

Fasilitas kampus “ELIT” dipertanyakan?



BANJARMASIN - Sebutan kampus elit tentu tidak asing ditelinga mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (FEB UNLAM). Namun apakah sebutan itu sepenuhnya benar? Untuk itu kru Jurnal Kampus menelusuri berbagai fasilitas yang menjadi sumber keluhan mahasiswa. 

Salah satunya ruang 15, ruangan yang terletak di lantai 2 dengan kondisi gelap dan pengap akibat air conditioner (AC) serta kipas angin yang tidak berfungsi dengan baik. Bahkan kipas angin di ruangan ini sudah tidak memiliki baling-baling. Ironisnya ketika kita menengok jendela akan terlihat pandangan tidak indah akibat sampah.

Kamis, 01 Mei 2014

INDIGO



Namaku Violet. Armelita Violet. Aku gadis remaja biasa yang menjalani kehidupannya biasa saja. Aku sekolah, berteman, hang out. Hingga aku bertemu gadis kecil itu, semuanya berubah.

Hari itu ketika pulang sekolah, aku, Mitha, Deden, dan Rila seperti biasa telah menguasai halte bis depan sekolah dengan segala kehisterisan kami. Entah itu celoteh tentang pelajaran, komentar tentang guru, tingkah teman sekolah kami hari itu, sampai komentar tentang paman bakso yang jualan di kantin.

Beberapa hari sebelumnya aku telah merasa tidak enak badan. Kadang aku merasa kedinginan padahal cuaca sangat panas. Begitu juga saat itu, aku berkeringat dingin. Mitha yang saat itu mengeluh tentang cuaca panas hari itu sampai menatapku dengan aneh ketika memegang tanganku yang dingin seperti balok es.

Ku anggap wajar karena sebelumnya aku memang sakit dan sempat absen tiga hari dari sekolah.

Kartini yang Menentang Angin



Perjuangan kartini masa lalu adalah perjuangan mendapat kesetaraan dengan kaum pria, mendapatkan pendidikan dan haknya sebagai manusia serta tidak hanya sebatas manut, taat dan sendika dhawuh pada tradisi dan pandangan sosial yang menghalangi langkah mereka.

Kartini yang membuat perempuan menjadi utuh sebagai manusia yang berharkat dan bermartabat. Di era modernisasi ini perjuangan kartini masa kini bukan lagi berjuang untuk mendapatkan kesetaraan dan seolah-olah merayakan emansipasi. Tapi perjuangan kartini masa kini adalah menyadarkan kaumnya tentang apa yang menjadikan dirinya lebih dihargai dalam konteks yang lebih luas yaitu bagaimana menjalankan kodratmu dengan prinsip-prinsip yang dewasa. “Perempuan boleh saja menentang angin, tapi tantang angin dengan kelembutan dan keanggunan”.

FINALIS 7 BESAR DUTA MAHSISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNLAM



BANJARMASIN - Sri Mahfuzah atau yang lebih sering dikenal dengan nama Fuzah adalah salah satu Mahasiswa Berprestasi (Mapres) yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNLAM. Saat ini kuliah di jurusan Akuntansi Semester 4.

Mahasiswa yang memiliki hobby membaca dan menonton ini memiliki beberapa prestasi yang membanggakan. Diantaranya wakil V Galuh Banjar Wilayah Banjarmasin dan Finalis 7 Besar Duta Mahasiswa se Kal-Sel. 

UNLAM BERBENAH DEMI AKREDITASI



BANJARMASIN—Kedatangan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ke UNLAM beberapa waktu lalu tentu saja memberikan angin segar bagi sebagian besar mahasiswa. Bagaimana tidak, saat ini UNLAM masih mengantongi nilai C dengan kedatangan tim BAN-PT tentu saja akan memberikan dampak positif bagi universitas tertua di Kalimantan ini.

Seperti yang diungkapkan Bapak Drs. Ec. Atma Hayat, M.si, Ak saat ditemui di ruang kerjanya.
“Akreditasi itu memang sangat penting apalagi bagi lulusan-lulusan kita. Karena jika nanti lulusan kita bersaing di pasar kerja yang dilihat : pertama lulusan dari universitas mana dan bagaimana akreditasinya.” Masih menurut beliau untuk akreditasi prodi di FEB sendiri kalau tidak keliru awal 2016 nanti sudah harus akreditasi baru lagi. Maka dari itu mulai dari tahun ini pihak fakultas sudah mulai mempersiapkan borang dan segala macam yang diperlukan agar paling tidak awal 2015 nanti sudah dapat dikirim dan semoga diakhir 2015 kita sudah mendapat kunjungan dari BAN-PT.

AKSI PEMBEBASAN SAMPAH DI GUNUNG KAHUNG



KABUPATEN BANJAR—  Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April selalu diperingati oleh seluruh penghuni bumi. Banyak makna yang terkandung dari pencetusan peringatan Hari Bumi. Kita ambil contoh yang kecil saja seperti membuang sampah sembarangan terutama di areal hutan. Hal ini merupakan hal kecil yang selalu terlupakan dan hal ini juga merupakan penyebab terbesar kerusakan lingkungan.

 Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang bertepatan pada tanggal 22 April. Selaku mahasiswa pencinta alam “Wira Economica” Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin mengadakan Pembebasan Sampah Kawasan Shelter Kembar Gunung Kahung.
Gunung Kahung merupakan rute perjalanan yang sering diambil para Pecinta Alam di Kal – Sel. Rute yang sangat mudah dijangkau. Cukup dengan menuju Riam Kanan kemudian menempuh perjalanan sekitar 2 jam untuk sampai menuju Desa Belangian. Desa Belangian merupakan salah satu desa di kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia. Untuk menuju ke Shelter Kembar Gunung Kahung kita harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari Desa Belangian tersebut.

“FASHION SHOW” DI FEB UNLAM



BANJARMASIN—Pakaian yang merupakan salah satu kebutuhan dan juga bentuk dari kesopanan harusnya dapat dikenakan dengan baik agar tidak melanggar etika. 

Seperti halnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unlam (FEB UNLAM) Banyak mahasiswa yang mementingkan gaya berpakaian yang keren secara berlebihan tanpa menghiraukan etika dalam berpakain. Membentuk image FEB UNLAM sebagai kampus artis.

"Menurut saya tidak pantas seorang mahasiswa memakai pakaian hanya sesuai tren, Tidak memandang lagi tempatnya adalah kampus," kata Khairunnisa.
Lain halnya dengan Winda dan Regina, “Kampus FEB Unlam ini the best dalam hal penampilan, semuanya trendy, modis dan keren” ujarnya.


Selasa, 15 April 2014

RESENSI BUKU : Beasiswa di Bawah Telapak Kaki Ibu






Penulis           : Irfan Amalee
Penerbit         : PT Mizan Pustaka
Cetakan          : Pertama, Juni 2013
Harga             : Rp. 50.000,-

Sinopsis :
            Beasiswa di bawah telapak kaki ibu ini mengisahkan sebuah cerita nyata mengenai pengalaman menarik dari Irfan Amalee ketika ia tinggal di Amerika bersama istri dan kedua anaknya, salah satunya potret toleransi antarumat beragama di kalangan masyarakat Amerika. Di Amerika, semua umat beragama bebas menjalankan aktivitas keagamaannya. Kerukunan beragama juga tecermin saat Masjid Watham selama lebih dari lima tahun menggunakan lahan parkir gereja megah bergaya Eropa saat umat muslim menjalankan salat jumat, tarawih, atau Lebaran di masjid tersebut. 

Salah satu tip menarik untuk berhasil mendapatkan beasiswa dari novel ini adalah mendapat beasiswa tidak hanya cukup dengan usaha lahiriah, seperti halnya memiliki skor TOEFL tinggi dan riwayat prestasi yang bagus, tetapi juga harus ada usaha batiniah, yakni berdoa dan minta didoakan, terutama oleh ibu. Fahd Djibran, adik kelas Irfan yang dianggap anak ajaib itu mengaku bahwa ia mendapatkan beasiswa di Departemen Hubungan Internasional, Monash University, Australia, 65 persennya adalah kekuatan doa, terutama doa ibuNovel ini dapat mempengaruhi pembaca dengan ceritanya yang menarik sehingga memunculkan motivasi bagi pembaca yang ingin mengejar beasiswa dan buku dengan sampul unik ini layak menjadi buku pedoman bagi para pemburu beasiswa serta siapa saja yang ingin mengenal Amerika lebih dekat.

Comments System

Disqus Shortname